JAKARTA — Menyambut bulan suci Ramadan, Direktorat Jenderal Imigrasi melakukan penyesuaian jam operasional layanan keimigrasian di seluruh wilayah Indonesia. Penyesuaian ini mengikuti kebijakan jam kerja aparatur sipil negara selama Ramadan yang ditetapkan oleh Kementerian PAN RB.
Berdasarkan ketentuan tersebut, layanan keimigrasian akan beroperasi dengan jadwal sebagai berikut:
Senin hingga Kamis: pukul 08.00–15.00 waktu setempat, dengan waktu istirahat pukul 12.00–12.30
Jumat: pukul 08.00–15.30 waktu setempat, dengan waktu istirahat pukul 11.30–12.30
Sabtu dan Minggu (Unit Pelayanan Paspor akhir pekan): pukul 08.00–14.00 waktu setempat, dengan waktu istirahat pukul 12.00–12.30.
Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Imigrasi, Yuldi Yusman, menegaskan bahwa penyesuaian jam layanan tidak akan mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Kami memastikan bahwa layanan Imigrasi tetap berjalan secara optimal selama bulan Ramadan. Penyesuaian jam layanan ini dilakukan untuk menghormati dan memfasilitasi masyarakat maupun pegawai yang menjalankan ibadah puasa, sehingga aktivitas pelayanan publik dan ibadah dapat terlaksana dengan baik,” ujar Yuldi dalam keterangannya.
Direktorat Jenderal Imigrasi juga mengimbau masyarakat untuk terlebih dahulu mengonfirmasi jadwal operasional unit layanan keimigrasian, seperti Mal Pelayanan Publik (MPP), Unit Kerja Keimigrasian (UKK), Unit Layanan Paspor (ULP), maupun Immigration Lounge. Pasalnya, masing-masing kantor imigrasi dapat melakukan penyesuaian sesuai kebijakan internal dan kondisi setempat.Informasi terkini mengenai jadwal layanan dapat diakses melalui laman dan media sosial resmi kantor imigrasi di masing-masing daerah.
Menutup pernyataannya, Yuldi menyampaikan ucapan selamat menjalankan ibadah puasa kepada umat Muslim di Indonesia. Ia berharap Ramadan menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas ibadah sekaligus menjaga produktivitas pelayanan publik.
“Mewakili seluruh jajaran Imigrasi, kami mengucapkan selamat menjalankan ibadah puasa. Semoga Ramadan membawa keberkahan dan kemudahan bagi kita semua, baik dalam menjalankan ibadah maupun dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” kata Yuldi.
