AREA I MANAJEMEN PERUBAHAN
| PENILAIAN | Dokumen | ||||
| A. | PENGUNGKIT | ||||
| I. | PEMENUHAN | ||||
| 1. | Manajemen Perubahan | ||||
| i | Penyusunan Tim Kerja | ||||
| a. Unit kerja telah membentuk tim untuk melakukan pembangunan Zona Integritas | Lihat | ||||
| b. Penentuan anggota Tim dipilih melalui prosedur/mekanisme yang jelas | Lihat | ||||
| ii | Rencana Pembangunan Zona Integritas | ||||
| a. Terdapat dokumen rencana kerja pembangunan Zona Integritas menuju WBK/WBBM | Lihat | ||||
| b. Dalam dokumen pembangunan terdapat target-target prioritas yang relevan dengan tujuan pembangunan WBK/WBBM | Lihat | ||||
| c. Terdapat mekanisme atau media untuk mensosialisasikan pembangunan WBK/WBBM | Lihat | ||||
| iii | Pemantauan dan Evaluasi Pembangunan WBK/WBBM | ||||
| a. Seluruh kegiatan pembangunan sudah dilaksanakan sesuai dengan rencana | Lihat | ||||
| b. Terdapat monitoring dan evaluasi terhadap pembangunan Zona Integritas | Lihat | ||||
| c. Hasil Monitoring dan Evaluasi telah ditindaklanjuti | Lihat | ||||
| iv | Perubahan pola pikir dan budaya kerja | ||||
| a. Pimpinan berperan sebagai role model dalam pelaksanaan Pembangunan WBK/WBBM | Lihat | ||||
| b. Sudah ditetapkan agen perubahan | Lihat | ||||
| c. Telah dibangun budaya kerja dan pola pikir di lingkungan organisasi | Lihat | ||||
| d. Anggota organisasi terlibat dalam pembangunan Zona Integritas menuju WBK/WBBM | Lihat | ||||
| II. | REFORM (30) | ||||
| 1. | Manajemen Perubahan | ||||
| i | Komitmen dalam perubahan | ||||
| a. Agen perubahan telah membuat perubahan yang konkret di Instansi (dalam 1 tahun) | Lihat | ||||
| – Isi Jumlah Agen Perubahan | |||||
| – Isi Jumlah Perubahan yang dibuat | |||||
| b. Perubahan yang dibuat Agen Perubahan telah terintegrasi dalam sistem manajemen | Lihat | ||||
| ii | Komitmen Pimpinan | ||||
| a. Pimpinan memiliki komitmen terhadap pelaksanaan reformasi birokrasi, dengan adanya target capaian reformasi yang jelas di dokumen perencanaan | Lihat | ||||
| iii | Membangun Budaya Kerja | ||||
| a. Instansi membangun budaya kerja positif dan menerapkan nilai-nilai organisasi dalam pelaksanaan tugas sehari-hari | Lihat | ||||
| i | Peta Proses Bisnis Mempengaruhi Penyederhanaan Jabatan | ||||
| a. Telah disusun peta proses bisnis dengan adanya penyederhanaan jabatan | Lihat | ||||
| ii | Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) yang Terintegrasi | ||||
| a. Implementasi SPBE telah terintegrasi dan mampu mendorong pelaksanaan pelayanan publik yang lebih cepat dan efisien | Lihat | ||||
| b. Implementasi SPBE telah terintegrasi dan mampu mendorong pelaksanaan pelayanan internal organisasi yang lebih cepat dan efisien | Lihat | ||||
| iii | Transformasi Digital Memberikan Nilai Manfaat | ||||
| a. Transformasi digital pada bidang proses bisnis utama telah mampu memberikan nilai manfaat bagi unit kerja secara optimal | Lihat | ||||
| b. Transformasi digital pada bidang administrasi pemerintahan telah mampu memberikan nilai manfaat bagi unit kerja secara optimal | Lihat | ||||
| Transformasi digital pada bidang pelayanan publik telah mampu memberikan nilai manfaat bagi unit kerja secara optimal | Lihat | ||||
| B. | HASIL (40) | ||||
| 1. | BIROKRASI YANG BERSIH DAN AKUNTABEL | ||||
| a. Nilai Survey Persepsi Korupsi (Survei Eksternal) | Lihat | ||||
| b. Capaian Kinerja Lebih Baik dari pada Capaian Kinerja Sebelumnya | Lihat | ||||
| 2. | PELAYANAN PUBLIK YANG PRIMA | ||||
| a. Nilai Persepsi Kualitas Pelayanan (Survei Eksternal) | Lihat | ||||
| TOTAL HASIL | |||||
| Nilai Pembangunan ZI | |||||

