Imigrasi Bengkalis Gelar Pasporia di Kecamatan Bathin Solapan, Layani 50 Pemohon Paspor
Bathin Solapan – Kantor Imigrasi Kelas II TPI Bengkalis melaksanakan kegiatan Pelayanan Paspor Simpatik (Pasporia) di Aula Kantor Camat Bathin Solapan pada Rabu dan Kamis, 28–29 Oktober 2026. Kegiatan ini merupakan upaya mendekatkan pelayanan keimigrasian kepada masyarakat sekaligus memberikan kemudahan dalam pengurusan paspor.
Pelaksanaan kegiatan ini sejalan dengan semangat slogan Direktur Jenderal Imigrasi, Hendarsam Marantoko, yaitu “Imigrasi untuk Rakyat”, sebagai wujud komitmen menghadirkan pelayanan keimigrasian yang semakin dekat, mudah diakses, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Dalam kegiatan yang berlangsung pukul 09.00 hingga 13.00 WIB tersebut, Kantor Imigrasi Kelas II TPI Bengkalis melayani sebanyak 50 pemohon paspor, terdiri dari 22 pemohon laki-laki dan 28 pemohon perempuan.
Dari total permohonan yang dilayani, sebanyak 36 permohonan merupakan paspor elektronik masa berlaku 5 tahun dan 14 permohonan paspor elektronik masa berlaku 10 tahun. Sementara itu, berdasarkan jenis permohonannya, terdapat 36 permohonan paspor baru dan 14 permohonan penggantian paspor.
Pelaksanaan kegiatan Pasporia ini didukung oleh tujuh orang petugas Kantor Imigrasi Kelas II TPI Bengkalis, yaitu Rangga Kharisma Putra selaku Kasi Lalintalkim, M. Ridho Bahar Harahap selaku Kasubsi Lantaskim, I Made Gusti Parlin selaku Analis Keimigrasian, Syukri Syaputra dan Annisa Dwi Budianti selaku Pemeriksa Keimigrasian Pemula, serta Muhammad Farizuan dan Nanda Ayu Ramadhani selaku PPNPN.
Melalui kegiatan Pasporia ini, Kantor Imigrasi Kelas II TPI Bengkalis berharap dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperluas jangkauan layanan keimigrasian, serta mendukung peningkatan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan lancar dan tanpa kendala.
Kantor Imigrasi Kelas II TPI Bengkalis berkomitmen untuk terus menghadirkan pelayanan keimigrasian yang mudah diakses, profesional, transparan, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat, sejalan dengan semangat “Imigrasi untuk Rakyat.”
