Ratusan Warga Padati Layanan Eazy Passport Imigrasi Riau di PT IKPP
SIAK – Aula Bunut PT Indah Kiat Pulp & Paper (IKPP) dipadati ratusan warga selama akhir pekan. Antusiasme masyarakat terlihat dalam layanan Eazy Passport yang digelar jajaran Imigrasi Riau dan mampu melayani ratusan permohonan paspor hanya dalam dua hari.
Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu hingga Minggu, 9–10 Mei 2026 itu diselenggarakan oleh Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Riau bersama tujuh Kantor Imigrasi dan Rumah Detensi Imigrasi Pekanbaru. Layanan Eazy Passport tersebut melayani 700 pemohon paspor yang terdiri atas karyawan, keluarga PT IKPP, dan masyarakat Perawang, Kabupaten Siak.
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Riau, Agung Prianto, mengatakan layanan tersebut merupakan bagian dari upaya mendekatkan pelayanan keimigrasian kepada masyarakat. “Layanan Eazy Passport ini kami hadirkan untuk memudahkan masyarakat Perawang dalam mengurus paspor. Ini adalah komitmen kami, Imigrasi untuk rakyat,” ujarnya.
Agung juga mengapresiasi dukungan PT IKPP dalam pelaksanaan kegiatan tersebut. “Kami mengucapkan terima kasih atas kerja sama PT IKPP yang telah memfasilitasi terselenggaranya layanan ini,” katanya.
Head of Public Affair & Sustainable Resilience Division PT IKPP, Hasanuddin The, menyampaikan apresiasinya kepada jajaran Imigrasi Riau atas pelaksanaan layanan itu. “Kami berterima kasih atas kehadiran layanan Eazy Passport ini, yang sangat membantu karyawan dan masyarakat sekitar dalam pengurusan paspor,” ungkapnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum, Junior Manerep Sigalingging, beserta seluruh Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) di lingkungan Imigrasi Riau. Kehadiran para pimpinan itu untuk memastikan pelayanan berjalan tertib, optimal, dan sesuai standar yang telah ditetapkan.
Pelayanan paspor jemput bola ini sejalan dengan komitmen Direktur Jenderal Imigrasi Hendarsam Marantoko “Imigrasi untuk Rakyat”. Dengan hadirnya imigrasi ke lokasi pemohon paspor telah memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk memperoleh layanan keimigrasian.
“Kalau saya mempunyai keyword bahwa imigrasi untuk rakyat. Intinya imigrasi adalah untuk rakyat. Di mana pelayanan harus untuk rakyat. Di mana fungsi keamanan harus untuk rakyat. Fungsi kedaulatan harus untuk rakyat. Fungsi fasilitator ekonomi, fasilitator di bidang pariwisata, di bidang ilmu pengetahuan, dan juga di bidang investasi harus untuk rakyat,” ujar Hendarsam Marantoko usai pelantikan sebagai Direktur Jenderal Imigrasi.
